Senin, 28 Oktober 2013

jiwaku merindukanMu

Sesak menghimpitku
ribuan kegelisahan menghampiriku
dalam kegelapan dunia

indahnya dunia butakan mata hatiku
keegoisan ,dusta jinah,
membunuh mencurimerampok

bahkan aku menduakanMu tetapi Engkau terus mengasihiku

walau kadang kau panggil aku
tapi tidak kuhiraukan ,berjalan dalam gelapnya malam
langkah kakiku semakin jauh dan menjauh
kau hentikan langkahku dengan kasihMu

jiwaku hampa,hatiku lelah ,kau tetap menghiburku
aku sadar aku teah meninggalkanMu
aku malu aku takut padaMu Tuhan

aku tak pantas rasakan kasihMu
aku tak layak jadi anakMu,
sungguh hina aku dihadapanMu Tuhan
akankah kau marah dan murka kepadaku,masih adakah ampunanMu
ampuni aku Tuhan

sujudku menyembahmu,aku datang kehadiratMu
kurindu engkau Yesus,ampuni aku Yesus

tak ingin lagi aku terpuruk
tersandung batu kesesatan itu
tak ingin lagi aku jatuh dalam lembah kekelaman
tak ingin aku kedinginan,menggigil
tanpa berselimut firmanMu

aku ingin salibMu selalu menopangku
dan ajarku Tuhan untuk setia di jalanMu

nyanyian malam kudus dan suara lonceng malam ini
membuka hatiku untuk memanggil namaMu

Yesus engkaulah Allah yang mengasihiku
Yesus engkauah juruslamatku yang aku sembah
kebahagian,ketenangan ,kedamaian dan suka cita
Ada padaMu

Kado natal

Lonceng dan genta-genta
berdentang dentang  pada hari Natal
lagu pujian bergema,,
oh betapa indah seru nafiri dari langit
"Damai sejahtra di bumi diantara manusia yang berkenan kepadaNya

Umpama pada hari Natal
lonceng genta di smua Greja,tiada henti melagukan
tembang yang sama "Damai sejahtra di bumi diantara manusia
yang berkenan kepadaNya"

mungkin kita jatuh ,putus asa dan terluka sebab
damai di bumi sudah langka,
hasrat,berkuasa manusia makin riuh,,dengan buah-buah yang mengerikan
sang tembang kedamaian menjadi olok-olok

''Damai sejahtra di bumi diantara manusia yang berkenan kepadaNya"
hoooo...ha ha ha ha,,hu huh uh hu hu olok-olok jalan terus
tapi tembang damai bergulir terus  dentang gemanya semakin lantang
siapa berkenan kepadaNya berderap
siapa berkehendak baik berpadu
dengan bulir-bulir waktu dan pernik-pernik ruang

sebab hakikat sang Natal adalah tawaran cinta kasih
dari pusat-pusat keabadian bagi kita smua
berlapis kemeja baru dengan kaki jeans biru
aku datang keultahMu tanpa membawa sesuatu
secuilpun kado tak ku beri tapi ia terus terbuka

Ia terus memberkati,tanpa henti
ku hanya bisa menyanyi,memuja dan memuji
melaksanakan yang Ia kehendaki sampai mati
selamat natal Yesusku